You are here
Home > Ekonomi > 8 Kuliner Khas Jawa Barat yang Ngangenin

8 Kuliner Khas Jawa Barat yang Ngangenin

709 total views, 19 views today

Apa yang bikin kamu kangen maen di Jawa Barat? Destinasi wisatanya kah? Pastinya doong ya. Apalagi sekarang ada Geopark Ciletuh. Namun, pastinya yang kamu kangenin dari Jawa Barat cuma destinasinya aja. Soalnya, berbicara destinasi wisata, pastinya sepaket dengan kulinernya doong.

 

Soal kuliner, selain yang kekinian, Jawa Barat juga punya kuliner khas yang diwariskan turun temurun dari generasi ke genarasi. Berikut 8 kuliner khas Jawa Barat yang ngangenin. Ssttt, siapa tau ada favorit kamu.

 

1. Lotek

 

Kalau di luar negeri sana, konsep makanan ini biasa disebut salad. Bedanya ialah, sayur atau buah yang digunakan berikut sausnya. Lotek biasanya menggunakan bahan baku yang memang khas. Ada labu siam atau labu china, daun pepaya, kacang panjang, dan terkadang dicampur ubi manis.

 

Namun, jangan tertukar sama saudara dari lotek ya. Kekhasan lotek itu juga terletak pada cara pengolahannya sebelum diberi saus. Yap betul, sayur dan atau buah yang digunakan untuk lotek itu direbus dulu sebelum dibumbui dengan sambal kacang yang manis gurih.

 

2. Karedok

 

Nah kalau yang satu ini sebenernya saudara dari Lotek. Cuma bedanya, sayuran pada karedok tidak dimasak terlebih dahulu, melainkan mentah. Tentunya sudah dibersihkan terlebih dahulu ya. Bahan baku bumunya juga mirip, hanya sedikit perbedannya. Saus kacang yang digunakan agak kasar, sedangkan lotek biasanya cair.

 

Pada Karedok, selain sebagai pemanis pada penyajiannya, kemangi sering kali menjadi campurannya. Kemangi dapat memberi aroma wangi pada karedok atau salad Jawa Barat ini.

 

3. Batagor

 

Tahukah kamu, apa kepanjangan dari Batagor? Yap.. Bakso-Tahu goreng. Konon, batagor ini ditemukan secara tidak sengaja. Singkatnya, seorang penjual Bakso-Tahu, karena jualannya pada hari tersebut tidak laku, maka dibagikan kepada tetangganya. Namun, karena ia berniat baik, maka dia hangatkan dahulu Bakso-Tahunya. Bakso-Tahu yang sudah dikukus, lantas digoreng. Jadilah batagor.

 

Berhubung ia “adiknya” bakso-tahu, maka bumbunya pun sama. Yakni, sambal kacang cair plus kecap manis. Namun, kalau bakso-tahu sajian utamanya banyak jenis. Kalau batagor ya hanya dua, yakni Tahu dengan adonan dan kulit pangsit beradonan.

 

4. Peyeum

 

Nah, kalau tadi yang asin-asin dan cenderung menjadi teman nasi dan cemilan sore, yang ini jenisnya kudapan dan manis. Wanginya khas dengan bahan baku singkong. Bukan singkong sembarangan tentunya.

 

Singkong yang sudah dibersihkan lantas memasuki tahap fermentasi menggunakan semacam ragi. Setelah beberapa lama, jadilah peyeum. Masihkan pedagang peyeum beredar di rumahmu?

 

5. Asinan Bogor

Dari namanya saja sudah ketahuan ya asal makanan ini. Kudapan yang satu ini memiliki rasa khas manis pedas dan segar. Bahan bakunya berupa sayur toge dan bengkoang dengan kuah berbahan baku cuka dan bisa dicampur dengan air lemon. Sangat nikmat jika Asinan ini dimakan dengan mencocol krupuk mie kuning.

 

Setelah kita menikmati makanan khas Jawa Barat bagian Priangan. Kini, kita ke Jawa Barat bagian Pantura. Ada apa di Pantura? Cirebon

 

6. Sega Jamblang

Sega Jamblang itu Nasi Jamblang. Nasi yang dirames dengan berbagai jenis laukan. Kehasan pada Sega jenis ini ialah dalam cara penyajiannya. Biasanya yang menjadi bahan pembungkus nasi itu daun pisang, kalau Sego Jamblang ini pakai daun Jati.

 

lauknya sendiri terdiri dari 40 macam lho. Mulai dari sayur tahu, lidah sapi, pepes ayam, ikan pari, ikan asin, daging pari, sate usus, perkedel, orek tempe, dan tentunya sambal.

 

7. Tahu Gejrot

 

Bagi yang mengira tahu gejrot itu tahunya Tahu Sumedang, Anda salah besar. Tahu yang digunakan untuk tahu gejrot memang dibuat khusus untuk bahan tahu gejrot. Bedanya, Tahu Sumedang itu isinya padat, sedangkan tahu untuk tahu gejrot itu kopong. Namun, justru karena kopong jadi menambah cita rasa tahu gejrot.

 

Tahu goreng yang sudah dipotong-potong lantas dibanjur kuah khas. Resep kuah tahu gejrot ini katanya rahasia. Namun, denger-denger si katanya yang pasti ada campuran rebonnya alias udang yang kecil-kecil. Dicampur cabe rawit tambah nikmat dah. Rasanya manis pedas. Pas dikonsumsi pada saat cuaca panas.

 

8. Empal Gentong

Kalau ini, makanan paling berbobot asal Cirebon. Cara masak dan alat yang digunakannya membuat sensasi dan rasanya tersendiri. Sesuai namanya, masakan berbahan baku daging sapi ini dimasak dalam gentong. Tidak menggunakan kompor, namun menggunakan tungku dengan bahan bakar kayu. Rasanya mantap dan sedap.

Similar Articles

Leave a Reply

Top
%d bloggers like this: