You are here
Home > Berita > Jawa Barat > Mantan Koruptor Bisa Nyaleg, Mardani Pertanyakan Semangat Pemberantasan Korupsi

Mantan Koruptor Bisa Nyaleg, Mardani Pertanyakan Semangat Pemberantasan Korupsi

1,421 total views, 4 views today

 

Jakarta (15/9) – Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS Hormati sikap Mahkamah Agung (MA) yang telah memutuskan uji materi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018, Pasal 4 ayat (3) tehadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu. Namun, Ia juga menyayangkan semangat pemberantasan korupsi kedepannya.

 

Putusannya, MA menyatakan bahwa larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi caleg bertentangan dengan UU Pemilu.

 

“Saya sangat menyayangkan MA telah memutuskan uji materi pasal ini, namun kita harus tetap menghormati hasil keputusan,” kata Mardani di Komplek Senayan, Sabtu (15/9).

 

Wakil Ketua Komisi II mengatakan bahwa pembahasan PKPU ini sudah melalui proses di DPR dan akhirnya disepakati, “Kita di Komisi II DPR mendukung peraturan ini sebagai upaya semangat pemberantasan korupsi,” ujarnya.

 

Pria kelahiran betawi ini menganggap ini PKPU ini sudah on-the-track dalam upaya menghasilkan Pemilu yang berkualitas, “Peraturan ini menjadi langkah preventif dalam upaya menghasilkan pemilu yang berkualitas,” ujarnya.

 

Legislator FPKS ini juga memuji langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasca putusan ini yang langsung meminta agar seluruh partai tidak mencalonkan eks narapidana korupsi, “Saya dukung 100 Persen!” katanya.

 

Mardani mengatakan PKS sangat setuju dengan KPU, “PKS sangat mendukung eks narapidana koruptor, bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak tidak dicalonkan sebagai anggota legislatif,” pungkasnya.

Similar Articles

Leave a Reply

Top
%d bloggers like this: