Lokasi
Beranda > Berita > Jawa Barat > Politik Itu Seperti Bermain Badminton

Politik Itu Seperti Bermain Badminton

sohibul

 

Yogyakarta, jabar.pks.id – Era digital membuat komunikasi semakin lancar dan terbuka. Bagi partai politik (parpol), keterbukaan membawa konsekuensi tersendiri. Keterbukaan membuat parpol harus siap dinilai dengan sistem penilaian permainan badminton. Hal tersebut disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, saat membuka PKS PR Summit, pada Jumat (29/9), di Yogyakarta, Jawa Tengah.

 

“Politik sekarang analoginya seperti sistem penilaian badminton. Kalau kita bagus, kita dapat poin.  Begitu kita bikin salah, itu poin buat lawan. Kalau kita bikin konten yang bagus, itu poin untuk kita. Kalau kita bikin konten yang gak bagus, itu poin untuk sebelah sana,” buka Sohibul.

 

Tujuan PKS dalam berkomunikasi, lanjut Sohibul, harus lebih dari sekadar menyampaikan informasi. Kader dan simpatisan PKS didorong juga untuk memberikan edukasi. Dengan demikian, PKS bisa terhindar dari hal-hal yang bersifat kontraproduktif.

 

“Selain memberi informasi, kita juga memberi edukasi, supaya kader dan simpatisan memahami kerja-kerja kehumasan PKS. Kalau mereka tidak paham, langkah-langkah mereka malah bisa melindas apa-apa yang telah kita bangun,” terangnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amalia menekankan pentingnya persiapan menghadapi tahun-tahun politik. Kader dan simpatisan PKS harus menyiapkan perbekalan agar lebih kuat dan siap. Ledia juga mendorong kader PKS agar disiplin memberitakan berbagai kegiatan yang dilakukan di daerah-daerah.

 

“Tantangan ke depan luar biasa. Tentu kita ingin menjadi lebih kuat. Kita juga perlu memiliki  kedisiplinan untuk mendistribusikan konten-konten kebaikan,” pungkas Ledia. (DLS/AGW)

 

 

 

 

 

Baca juga

Leave a Reply

Top