Lokasi
Beranda > Berita > Jawa Barat > Sekolah Tani, Sarana Petani untuk Tingkatkan Kompetensi

Sekolah Tani, Sarana Petani untuk Tingkatkan Kompetensi

13903279_1064839246905226_6325842535597146101_n

 

Kabupaten Bandung, jabar.pks.id –Sekolah Tani diharapkan bisa menjadi wadah petani untuk meningkatkan kompetensi. Demikian kata Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan Ledia Hanifa pada acara Launching Sekolah Tani, Minggu (14/8), di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

“Sekolah Tani merupakan upaya PKS berkhidmat kepada masyarakat, khususnya petani. Kami melihat ada persoalan di kalangan petani, seperti peningkatan kompetensi dan kesempatan mendapatkan skill yang lebih baik. Sekolah Tani merupakan bagian dari solusi atas persoalan itu,” katanya.

 

Sekolah Tani, lanjut Ledia, bukan merupakan sekolah formal di ruang kelas. Sekolah Tani berbentuk sekolah informal yang menjadi tempat berkumpulnya para petani. Di sini para petani bisa saling berbagi informasi untuk meningkatkan kemampuan.

 

“Sekolah Tani dimaksudkan sebagai sekolah informal. Para petani kita dorong untuk meningkatkan keterampilan. Kita mengambil poin-poin unggulan di suatu daerah untuk kemudian kita pelajari sebagai bagian dari usaha peningkatan skill petani,” ungkapnya.

 

Acara bertema “Petani Sejahtera Indonesia Berjaya” ini dihadiri oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Bupati Kabupaten Bandung Dadang M. Naser. Acara ini dihadiri sekitar 1000 peserta yang terdiri dari perwakilan Kelompok Tani (poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) seluruh Jawa Barat, perwakilan organisasi petani, seperti HKTI, PPNSI, dan KTNA, tokoh masyarakat, jajaran pengurus PKS, dan anggota legislatif fraksi PKS. (DLS)

 

*foto by wicak

Baca juga

Leave a Reply

Top