SITI MUNTAMAH: KURIKULUM DARURAT, PENTING DITERAPKAN SEKOLAH DI MASA AKB!

Penerapan pembelajaran pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sekolah akan dilakukan di SMAN 1 Purwakarta. Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau sistem pembelajaran yang diterapkan oleh SMAN 1 Purwakarta dan SMAN 1 Teluk Jambe, Karawang (05/10).

“Pihak sekolah siap dalam melakukan pembelajaran tatap muka dalam pada masa AKB ini. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan aturan gubernur jawa barat” ungkap kepala sekolah SMAN 1 Purwakarta, Emma Sukmasih.

Perotokol kesehatan yang nantinya akan diterapkan ialah memastikan siswa dan seluruh civitas akademisi yang berada di sekolah menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Nantinya siswa juga hanya 25% yang masuk ke sekolah untuk mereka yang meminjam buku LKS dan smartphone yang difasilitasi sekolah” ujarnya,

Anggota komisi V, Siti Muntamah mengapresiasi SMAN 1 Purwakarta yang senantiasa menjadi percontohan pendidikan bagi sekolah di Jawa Barat, akan tetapi dirinya menyebutkan bahwa ke khawatiran angka covid terus bertambah masih dilihat riskan untuk melakukan pembelajaran tatap muka di masa AKB,

“Kegiatan belajar mengajar yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa di masa adaptasi kebiasaan baru ini harus fleksibitas dengan angka covid-19 yang kian bertambah” ungakpanya.

Dinas pendidikan Jawa Barat, Kepala Cabang Dina (KCD) serta pihak sekolah harus mempersiapkan rekayasa pendidikan serta kurikulum darurat yang dipersiapkan untuk perpanjangan masa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),

“Melihat angka eskalasi covid yang terus naik sepertinya masa PJJ akan diperpanjang, kadisdik jawa barat menyebutkan pada rapat sebelumnya terkait dengan adanya kurikulum darurat, sudahkah itu dipersiapkan?” ungkapnya.

Siti juga mengatakan bahwa kurikulum darurat sampai saat ini masih ‘abu-abu’ melihat tugas yang diberikan selama masa PJJ hanya berbentuk rangkuman untuk siswa SMA. Dengan adanya kurikulum darurat yang jelas diharapkan dapat menghilangkan kejenuhan siswa selama masa PJJ serta meningkatkan rasa kebahagiaan pada siswa SMA dalam sistem pembelajaran di rumah.

Selain mengunjungi SMAN 1 Purwakarta, Komisi V juga melakukan peninjauan ke SMAN 1 Teluk Jambe, Karawang, yang juga melakukan sistem pembelajaran di masa AKB dengan menerapkan luring tetapi, masih menerapkan sistem pembelajaran online (daring).