Konvoi Dua jam, Komunitas Becak Dukung Solihin-Ratnawati

Banyak cara yang dilakukan warga untuk menyampaikan aspirasi politiknya. Salah satunya dilakukan komunitas para tukang becak Indramayu. Mereka rela mengayuh becaknya berkilo-kilo meter dengan jarak tempuh dua jam hanya untuk bisa jumpa pasangan calon pujaannya, Solihin-Ratnawati (SOLAWAT) nomor urut 1, di posko utamanya, Jatibarang.


Puluhan tukang becak yang biasa mangkal di Pasar Trisi itu, Minggu pagi (14/11) bergerak secara beriringan mulai pukul 10.00 WIB menuju markas bersama tim pemenangan pasangan Solawat. Selama dalam perjalanan, mereka disambut antusias warga yang dilewatinya sambil mengacungkan jari telunjut sebagai tanda nomor urut 1.


Bahkan, di beberapa titik perkampungan, seperti di Desa Jambak Kecamatan Cikedung, para tukang becak itu tak kuasa menolak permintaan warga sekitar untuk berhenti dulu dan memberinya minum dan makanan sekedarnya.


“Bapak bapak tukang becak, mohon dan tolong mampir sebentar, kami mau kasih bapak bapak minum dan sedikit makanan. Mohon sampaikan salam dukungan kami kepada Pak Solihin dan Ibu Ratnawati. Insya Allah mereka terpilih sebagai pemimpin baru Indramayu yang bersih dan peduli,” ungkap Tarhim, warga Cikedung.


Begitu juga sejumlah pengendara motor yang berpapasan dengan rombongan becak tersebut, acungan jari telunjuk dan teriakan Solawat menang menggema sepanjang jalan. Para tukang becak ini memang mudah dikenali sebagai salah satu pendukung pasangan calon karena selain aktip mengacungkan jari telunjuk, juga karena berseragam kaos Solawat dan memakai topi Ketu bertuliskan nomor urut 1.


Karena banyaknya sambutan warga, perjalanan yang harusnya ditempuh dua jam membuat mereka molor tiba di markas pasangan yang diusung PKB, Demokrat, PKS, Hanura dan PPP ini pada sekitar pukul 13.30 WIB.


Tiba di Markas Solawat yang kebetulan rumah cawabup dr. Ratnawati, disana sudah menunggu selain warga sekitar juga sesama tukang becak yang biasa mangkal di Jatibarang. Mereka antusias berdiri dan semuanya kompak bertepuk tangan begitu rombongan becak dari Pasar Trisi itu tiba.


Mereka juga disambut langsung dua figur idolanya, Solihin-Ratnawati, masing-masing sebagai calon bupati dan wakil bupati. Tampak wajah haru terlihat, saat salah satu perwakilan tukang becak, Sarjono disalami Cabub Solihin yang langsung membersihkan cucuran keringat tukang becak itu dengan sapu tangannya.


“Terimakasih Bapak bapak semua. Buat saya dan Bu Ratna, bapak bapak ini adalah tamu mulia yang harus saya hormati, saya sambut dan saya layani dengan baik. Tamu agung itu tak harus identik dengan Pejabat tinggi negara. Tapi wong cilik seperti tukang becak ini juga harus dihormati sebagai tamu agung,” ungkap Solihin.


Cawabup Ratnawati juga mengungkapkan rasa hormat dan kagumnya kepada mereka. Meski harus menempuh perjalanan jauh, mereka tetap bersemangat menyampaikan dukungannya kepada pasangan Solawat.


“Ini dukungan yang luar biasa. Dan saya kagum dengan ketulusan para tukang becak ini datang jauh-jauh menemui kami untuk menyampaikan dukungannya. Tentu sebagai orang yang didukung, kami memperhatikan aspirasi mereka. Mohon doanya saja semoga kami nanti terpilih sebagai bupati dan wakil bupati,” tegasnya,


Sementara itu, Sarjono yang mewakili para tukang becak mengatakan, dirinya dan teman-teman rela jauh-jauh menyampaikan dukungan karena ingin ada perubahan di Indramayu. “Kami bosan mendengar pemimpin Indramayu selalu terlibat korupsi. Kami ingin pemimpin yang bersih dan peduli. Dan kami hanya percaya kepada pasangan Solihin-Ratnawati,” tegasnya.

Indramayu, Jumat (13/11)