Sohibul Iman Minta Pemerintah tidak Sekadar Lip Service dalam Kebijakan Impor Pangan

GARUT – Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman hadir dalam acara Kenduri Pangan Lokal dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional dan HariHari Pangan se-Dunia, Ahad (14/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Sohibul Iman mengatakan pemerintah harus memberi perhatian khusus di sektor pertanian agar tidak terus terjadi impor pangan.

“Kita berharap pemerintah agar perhatian terhadap pertanian ini tidak hanya sekedar lip service, membantu petani dengan sungguh-sungguh karena tidak ada alasan untuk terbelakang di sektor pertanian,” ucap Sohibul.

Ia memberikan contoh, Indonesia memiliki pabrik pupuk yang diekspor ke negara Vietnam, tapi pertanian Vietnam lebih maju ketimbang Indonesia.

“Bayangkan pabrik pupuk kita sangat luar biasa bahkan Vietnam selalu mengimpor pupuk dari Indonesia tapi pertanian mereka lebih maju daripada kita, dunia pertanian ini kita berharap pemerintah nanti serius tentang pengelolaan pertanian ini dibuktikan dengan pemihakan pada anggaran untuk pertanian,” tegas Sohibul.

Sohibul Iman menegaskan, sikap PKS yang mempromosikan pangan lokal sebagai respon atas kekhawatiran ketergantungan pangan terhadap negara lain, ia menyebut PKS akan terus mengajak masyarakat untuk kembali ke pangan lokal.

“Kekhawatiran ini yang menjadi kekhawatiran DPP PKS khusus di Budang Tani dan Nelayan, kita ingin Indonesia melihat ke depan menjadi bangsa yang mandiri bangsa yang tidak dipenuhi dengan ketakutan-ketakutan,” tutur Sohibul.

“entah ketakutan kita akan mengalami kelaparan disebabkan mungkin di embargo oleh bangsa lain atau nanti juga terjadi peperangan di sinilah Ketua Bidang Tani dan Nelayan menginginkan PKS menjadi pelopor untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia mari kita bertani bersama PKS,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sohibul Iman menyebut PKS mengajak masyarakat khususnya kalangan milenial untuk menjadi petani sumberdaya pangan lokal tercukupi.

“Kita juga ingin mengajak milenial menjadi petani sekarang milenial kurang berminat menjadi petani bahkan kurang meminati pangan lokal, in sya Allah PKS akan ikut mensuport kita mengadakan sekolah Tani untuk para milenial supaya mereka mengenali bahwa bertani itu keren bertani itu sangat keren,” pungkasnya.

Sumber: pks.id