Kenangan Indah di Kantor Lama, Cikal Bakal PKS Jawa Barat

Oleh: Sunmanjaya Rukmandis

Kenangan indah, manis, penuh pesona ukhwah dan dakwah. Ketika itu saya diamanahi sebagai Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Keadilan Jawa Barat. Wilayah kerja kami ialah meliputi eks Karesidenan Banten yang pada waktu itu masih termasuk wilayah Provinsi Jawa Barat.

Kami berkantor di Jalan Dederuk 21, Bandung (dekat Lapangan Gazibu).

Betapa pada masa-masa awal tersebut banyak waktu yang saya pakai untuk berkunjung, berkeliling, dan silaturrahim, serta sosialisasikan PK sekaligus membentuk dan meresmikan DPD-DPD (Dewan Pimpinan Daerah) di setiap Kabupaten dan Kota se-Jabar:  Bandung, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Bekasi, Depok, Tangerang, Subang, Karawang, Purwakarta, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Cilegon, Serang, Lebak, Pandeglang dan yang lainnya.

Pada 10 November 1998 kami menerbitkan KTA, dicetak menarik dan eksklusif untuk semua Anggota PK se-Jabar. Selain tanggal penerbitan, juga dicantumkan masa berlakunya, yakni sampai dengan tahun 2002. Saya menandatangani KTA tersebut sebagai Ketua DPW PK Jawa Barat.

Rupanya saya termasuk salah seorang Anggota PK Dapil Jabar yang pada Pemilu 1999 terpilih menjadi Anggota DPR/MPR RI, dan dilantik pada tanggal 1 Oktober 1999.

Secara suara nasional PK tidak lolos ET (Electoral Thresholds, ambang batas) 2%.  Sehingga pilihannya PK itu bubar (membubarkan diri) atau fusi (menggabungkan diri ke parpol lain).

PK menyelenggarakan Munasis (Musyawarah Nasional Istimewa) akhir tahun 2001, saya diamanahi sebagai Ketua SC.

Pada 2002 Partai Keadilan Sejahtera dideklarasikan, dengan Almuzzammil Yusuf sebagai Ketua Umum. Alkisah bergabunglah Partai Keadilan ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kembali saya teringat KTA PK yang akhir masa berlakunya November 2002.  Rupanya memang masa tersebut adalah masa akhir keberadaan PK, berfusi ke PKS.  Dan kami berganti KTA, semula KTA PK diganti KTA PKS.

Beberapa nama berikut sebagai Ketua DPW PK Jawa Barat yang kemudian, sejak 2002, melebur ke dalam PKS:

1.  Sunmanjaya Rukmandis.

2.  H. Ma’mur Hasanuddin, M.A. (Alm).

3.  H. Muhamad Taufik Ridlo, Lc. (Alm).

4.  H. Tate Qomaruddin, Lc. (Alm).

5.  H. Ahmad Syaikhu.

6.  H. Dr Nur Supriyanto (Alm).

7.  H. Dr. Haru Suandharu

Untuk semua yang telah wafat:

اللهم اغفر لهم وارحمهم وعافهم واعف عنهم

Semoga semua kita dianugerahi Allah swt istiqamah, setia, dan husnul khatimah.

———-——

Bogor, Jabar

1 Rabi’ul Awwal 1422

(27 September 2022)