Pemilu 2024: PKS Kuasai Kota Bandung, Unggul Jauh dari Pesaing Lain

Bandung, jabarekspres – Kontestasi Pemilu 2024 tidak hanya bergelora di tingkat nasional, baik Pilpres maupun Pileg DPR RI. Namun, di tingkat Kota/Kabupaten pun juga layak diikuti karena menentukan arah kebijakan suatu kota/kabupaten.

Dalam Pemilu 2024 kali ini, kursi DPRD Provinsi/Kota/Kabupaten tidak menggunakan batas ambang parlemen, tapi menggunakan skema Sainte Lague.

Skema Sainte Lague merupakan murni proses perhitungan suara yang menggunakan angka pembagi untuk mengalokasikan kursi yang didapat oleh setiap partai di sebuah daerah pemilihan (Dapil). Nantinya, partai akan dibagi dengan angka pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3,5,7 dan seterusnya. Lalu, jumlah suaranya akan diperingkatkan dan menentukan siapa saja partai/caleg yang lolos.

Melansir dari data KPU, Jumat 16 Februari 2024 pukul 12.54 WIB, DPRD Kota Bandung saat ini didominasi oleh PKS yang melesat jauh. Partai pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) itu memperoleh 13.606 suara atau 21,58 persen dari total suara.

Posisi kedua ditempati oleh Partai Gerindra dengan 8.266 suara atau 13,11 persen. Lalu, diikuti oleh Partai Golkar dengan 7.234 suara atau 11,48 persen. Kemudian, PDIP dengan 6.544 suara atau 10,38 persen.

Sementara, posisi 5 dan 6 diisi oleh partai pengusung AMIN, yakni Partai NasDem dengan 6.208 suara atau 9,85 persen dan PKB dengan 5.243 suara atau 8,32 persen.

Berikut daftar lengkap perolehan suara Pemilu 2024 untuk DPRD Kota Bandung.

  1. PKS: 13.606 suara atau 21,58 persen
  2. Partai Gerindra: 8.266 suara atau 13,11 persen
  3. Partai Golkar: 7.234 suara atau 11,48 persen
  4. PDIP: 6.544 suara atau 10,38 persen
  5. Partai NasDem: 6.208 suara atau 9,85 persen
  6. PKB: 5.243 suara atau 8,32 persen
  7. Partai Demokrat: 4.426 suara atau 7,02 persen
  8. PSI: 3.202 suara atau 5,08 persen
  9. PAN: 2.630 suara atau 4,17 persen
  10. PPP: 1.388 suara atau 2,2 persen
  11. Partai Gelora: 1.076 suara atau 1,71 persen
  12. Partai Perindo: 1.008 suara atau 1,6 persen
  13. Partai Buruh: 619 suara atau 0,98 persen
  14. Partai Ummat: 439 suara atau 0,7 persen
  15. PKN: 429 suara atau 0,68 persen
  16. Partai Hanura: 315 suara atau 0,5 persen
  17. PBB: 220 suara atau 0,35 persen
  18. Partai Garuda: 182 suara atau 0,29 perse