You are here
Home > Berita > PKS Kerahkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

PKS Kerahkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

1,133 total views, 2 views today

 

Mataram (06/08) — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera menambah jumlah personil relawan untuk turun membantu korban Gempa Lombok. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesra) DPP PKS Asep Teguh Firmansyah, Senin (06/08).

 

“Ketika gempa kemarin, kami sedang berada bersama warga di Desa Sambi Jengkel, Lombok Utara. Saya menyaksikan sendiri para warga yang ketakutan, mereka semua berkumpul di daratan tinggi karena ada informasi tsunami, kita akan menambah jumlah relawan dan bantuan,” terang Teguh.

 

Para relawan tersebut, menurut Teguh, akan fokus pada masalah evakuasi dan penanganan fase kegawatdaruratan, mengingat masih adanya korban yang terjebak reruntuhan bangunan dan korban luka-luka yang belum ditangani.

 

“Kader sudah bergerak membantu dari pekan lalu, sejak gempa pertama. Ini adalah hari ke delapan kami membantu masyarakat Lombok. Pasca gempa besar yang terjadi kemarin, kami masih memprioritaskan pada evakuasi dan penanganan fase kegawatdaruratan pada korban meninggal, luka-luka dan yang hilang atau terjebak di bawah reruntuhan,” terang Teguh.

 

Kekuatan Gempa 7.0 SR ini juga menyebabkan ratusan bangunan dan rumah penduduk roboh. Akibatnya, lanjut Teguh, banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

 

“Selain penanganan pada korban secara langsung, kami juga akan fokus pada pendirian hunian sementara untuk para warga, karena disini kondisinya rumah-rumah rusak, sekolah rusak, jadi semalam kondisi warga sangat memprihatinkan, berkumpul di tanah lapang terbuka tanpa alas, atap, dan dinding,” lanjutnya.

 

Teguh juga menyebutkan, gempa susulan terus terjadi hingga Senin (06/08/2018) pagi. Hal itu menyebabkan trauma pada masyarakat khususnya anak-anak.

 

“Kurang lebih sudah dua puluh kali gempa susulan terjadi, hal ini menyebabkan ketakutan kepada masyarakat terutama anak-anak. PKS akan menyusun program recovery pasca bencana yang salah satunya adalah trauma healling,”tutupnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, telah wafat sebanyak 82 orang yang sebagian besar karena tertimpa bangunan yang roboh. Sebagian besar berada di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram.

Similar Articles

Leave a Reply

Top
%d bloggers like this: