Kang Haru Soroti Pembangunan Masjid Agung Bogor admin 2 November 2021

Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat, Haru Suandharu menyoroti pembangunan Masjid Agung, Kota Bogor yang sisa pengerjaannya tinggal satu setengah bulan lagi, sementara revitalisasi baru rampung 40 persen.

“Saya kira proses pembangunan Masjid Agung dan Alun-alun Kota Bogor ini harus kita kawal bersama. Ini adalah uang rakyat. Jangan sampai Pemerintah kalah cepat membangun masjid dibandingkan masyarakat”, tegas Haru.

Didampingi oleh Anggota Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Kota Bogor, Iwan Suryawan, rombongan susuri tiap bagian Masjid yang berada di Jalan Nyi Raja Permas Bogor Tengah ini.

Haru, panggilan akrab Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini, ingin memantau langsung perkembangan proses pembangunan Masjid Agung.

Di lokasi pembangunan, Kadis Perumkim dan Sekdis PUPR menyampaikan bahwa hingga akhir Oktober 2021, pembangunan Masjid Agung dan alun-alun kota Bogor baru mencapai 40% dari yang dicanangkan. Sementara sisa waktu pengerjaan tinggal 1.5 bulan lagi.

Pada dasarnya, Haru mengatakan, DPRD Jabar sangat mendukung penuh pembangunan Masjid Agung yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor. Itu mengapa dia sangat menekankan ada pengawasan ketat dalam proses pembangunannya.

“Fraksi PKS DPRD Jawa Barat mendukung penuh penyelesaian masjid ini. Pastikan selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan“, tambah Haru.

Keresahan Fraksi PKS bukan tanpa alasan. Masjid Agung yang diharapkan menjadi pusat ibadah masyarakat muslim Kota Bogor ini belum selesai sejak 2015 dan sempat terhenti pembangunannya selama tiga tahun karena gagal lelang.

Terlebih lagi, Provinsi Jawa Barat telah anggarkan Bantuan Keuangan Propinsi sebesar 48 milyar di tahun 2016 dan 50 milyar di tahun 2017, namun tidak terserap optimal.

Senada dengan Haru, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto kembali menegaskan fungsi legislatif dalam konsep pengawasan jangan sampai lepaskan sorotan pembangunan Masjid Agung ini.

“Kami siap laksanakan peran penganggaran dan pengawasan secara maksimal sesuai perintah pimpinan. Kami akan kawal terus agar Masjid ini kembali berdiri dan dapat digunakan segera untuk beribadah,” tegas Atang.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll