MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?
Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan proses pembentukan UU Cipta Kerja sebagai inkonstitusional. “Putusan MK ini membuktikan bahwa memang sejak awal pembahasan UU Cipta Kerja bermasalah dan inkonstitusional. Pembahasan UU Cipta Kerja cenderung dipaksakan dan dibahas secara kilat sehingga tidak transparan dan banyak menabrak aturan main dalam proses pembentukan Undang-Undang” kata Netty dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).
“PKS menolak pengesahan UU ini lantaran prosesnya yang cacat formil dan terbukti menghasilkan UU yang dapat merugikan buruh, membuka pintu TKA besar-besaran,
mengancam kedaulatan negara, liberalisasi sumber daya alam, merusak kelestarian lingkungan dan sebagainya” tambahnya.
Meskipun mengapresiasi putusan MK yang menyatakan proses pembentukan UU Cipta Kerja sebagai inkonstitusional, namun Netty mengaku heran kenapa putusan MK menyebut UU ini tetap berlaku.
“Seharusnya jika memang proses legislasinya buruk dan dinyatakan MK sebagai inkonstitusional, maka produk hukum yang dihasilkan juga inkonstitusional. Tapi ini aneh kenapa justru MK mengonfirmasi berlakunya UU Cipta Kerja ini? Jangan sampai MK terkesan sangat politis. MK merupakan lembaga pengawal konstitusi dan yang paling berhak memutuskan mana peraturan yang bertentangan dengan UUD 1945 dan mana yang tidak. Ibaratnya MK ini seperti penjaga gawang terakhir konstitusi” katanya.
Terakhir Netty menyebut pihaknya akan terus mengawal proses perubahan UU Cipta Kerja di lembaga DPR RI sampai dua tahun kedepan.
“Kita di Fraksi PKS DPR RI bersama-sama masyarakat akan terus mengawal proses perubahan UU Cipta Kerja agar sesuai dengan aturan hukum. Kita juga akan awasi agar dalam waktu dua tahun kedepan tidak ada Peraruran Pelaksana lagi yang dibuat oleh pemerintah sebagaimana keputusan MK” ungkapnya.
Artikel Terkait
-
Satu dari Empat Anak Indonesia Tumbuh Tanpa Ayah, PKS Jabar Cetak Puluhan Ketua Forum Ayah
Bandung -- Fenomena fatherless bukan hanya terjadi karena ketidakhadiran seorang ayah dalam keluarga. Ayahnya ada di rumah, tapi...
20 September 202650LikesBy Noor Hafidz -
Abah Iwan: Pekerja Jabar Butuh Lebih dari Sekadar Kerja — Mereka Butuh Kelayakan
Bandung – Di tengah gelombang digitalisasi dan AI yang mengubah dunia kerja lebih cepat dari yang bisa diantisipasi,...
24 May 202689LikesBy Noor Hafidz -
Gelar Halal Bihalal, PKS Undang Para Calon Kepala Daerah Jabar
BANDUNG, iNewsBandungraya.id - DPW PKS Jabar menggelar silaturahmi halal bihalal di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (05/05/2024). Ketua DPW...
6 May 202483LikesBy titantitin