Ngaji On The Road, Trotoar di Jalan Kota Bandung Dipenuhi Orang Mengaji titantitin 20 April 2022

BANDUNG, GALAMEDIA – Ratusan orang yang mayoritas mengenakan pakaian putih terlihat duduk dipinggir trotoar Jalan Ir Djuanda, mulai Dago-Cikapayang hingga Golden Money Changer, Selasa, 19 April 2022, siang.

Mereka tampak khusu membaca Al-Quran yang dipangku di tangan.

Tatkala melewati barisan ibu-ibu, bapak-bapak dan pemuda yang duduk berjejer ataupun membentuk kelompok terdengar lantuanan ayat suci Al-Quran dari mulut mereka.

Suaranya memang tak nyaring, tapi sayup-sayup terdengar membuat suasana panasnya Kota Bandung siang itu menjadi adem.

Siang itu mereka tengah mengikuti tadarus Ngaji On The Road “Membumikan Bandung dengan Al-Quran” yang digagas Garuda Keadilan Kota Bandung bersama DPD PKS Kota Bandung.

Selain syiar dan mengajak warga untuk mencintai Al-Quran, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Nuzulul Quran.

“Tujuan utama (kegiatan ini, red) kita syiar, mengimbau mengajak pada masyarakat (khususnya umat Islam, red) mari mencintai Al-Quran. Kita pelajari isinya, kita amalkan apa apa yang ada di dalam Al-Quran,” ungkap Ketua DPD PKS Kota Bandung, Khairullah yang akrab disapa Iyung.

Pihaknya, kata Iyung, menargetkan 1000 peserta yang mengikuti kegiatan ngaji on the road tersebut. Peserta ini berasal dari PKS, Lembaga Al-Quran, kelompok pengajian dan masyarakat umum.

“Yang lewat mau ikut bergabung juga bisa gabung. Makanya kita siapkan stok Al-Quran 1000,” ungkapnya.

Untuk teknis pembacaannya, ujar Iyung, setiap orang mendapatkan kupon sehingga khatam 39 juz.

“Satu orang satu juz, nanti di kuponnya tertera angka yang menyatakan juz yang akan dibaca. Saya ke bagian juz delapan, Pak Tedy juz empat,” terangnya.

Bagi warga yang ingin memperdalam Al-Quran, PKS juga menyiapkan guru ngaji di kantor DPD. Untuk peringatan Nuzulul Quran kita lakukan on the road di Dago-Cikapayang.

“Kan kita juga dibatasi perizinan. Tadinya mau di Asia-Afrika karena enggak diizinkan, maka disini yang diizinkan. Insya Allah namanya syiar tidak terhenti akan terus, hari ini karena dalam rangka memperingati Nuzulul Quran,” jelasnya.

“Kita rutin, biasanya di kantor untuk umum juga. Kalau di jalan seperti ini baru, insyallah kita intinya mau ngajak orang agar orang mau kembali mempelajari Al-Quran mempelajari Al-Quran. Intinya syiar terus kita bangun.”

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bandung yang juga Ketua MPR PKS Kota Bandung Tedy Rusmawan mengatakan, tilawah Al-Quran di jalan memang terasa beda, karena biasanya dilakukan di masjid atau rumah. Hati lebih bergetar sambil bisa mensyukuri dan menikmati Kota Bandung.

“Lebih bergetar hati, sambil menikmati Kota Bandung sambil tilawah atau baca Al-Quran. Coba kita bayangkan di Palestina sambil dibombardir, di Bandung nyaman sekali terus juga udaranya enak dan nikmat,” ungkap Tedy.

Ia mengaku merasakan perasaan berbeda disaat mengaji di jalan. Menurutnya, dengan banyak baca Al-Quran di ruang publik itu jauh dari kemaksiatan, dari pikiran kotor.

Salah satu syarat Kota Bandung unggul, orang-orangnya berpikiran positif, kreatif dan memiliki energi kebaikan. Dengan membaca Al-Quran bisa menstimulus untuk melakukan hal baru.

“Silahkan coba duduk disini saya baru baca quran di pinggir jalan begini lebih nikmat enggak keganggu dengan kebisingan dari kendaraan. Disyukuri kita punya kota begini. Saya seumur-umur baru baca Quran di pinggir jalan gini lebih nikmat saja. Enggak terasa panas, jadi mensyukuri juga nikmat kota seperti ini. Cara baru menikmati Kota Bandung, cara baru meikmati Quran,” pungkas Tedy.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll