Ketua DPW PKS Jabar: Setop Impor, Wujudkan Kedaulatan Pangan
GARUT – Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu mengatakan Pemerintah harus berhenti melakukan impor bahan makanan dan beralih ke pangan lokal.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Kenduri Pangan Lokalyang diselenggarakan oleh Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS di Desa Keramat Wangi Kabupaten Garut. Ahad (13/11/2022).
“Pemerintah berani untuk berhenti melakukan impor dan memberikan ruang lebih luas untuk produk dari para petani kita dan mengokohkan kemampuan kita dalam kebutuhan produksi pangan,” ucap Haru.
“Yang paling membahagiakan untuk petani adalah harga yang cocok supaya tidak merugi, supaya mereka berjalan dan apa yang diinginkan oleh petani, jangan sampai mereka bertani rugi,” sambungnya.
Haru menyebut adanya ancaman resesi di tahun 2023 salah satu cara untuk terhindar dari resesi tersebut dengan menguatkan produk pangan dan mewujudkan kedaulatan pangan lokal.
“Kegiatan ini merupakan antisipasi dan respon karena 2023 kita akan mengalami resesi global kabar baiknya Indonesia Insya Allah salah satu yang akan lolos dari seleksi ini Insya Allah salah satunya karena kita memiliki kedaulatan pangan
” Oleh karena itu kita harus mengokohkan pangan lokal kita jadi dalam kondisi seperti ini maka yang paling berdaulat yang paling Mandiri maka dia yang akan mampu menghadapi berbagai cobaan salah satunya adalah resesi,” pungkasnya.
Sumber: pks.id
Artikel Terkait
-
Presiden PKS: Canangkan Tekad Kita Harus Berjuang Sekuat Tenaga
BANDUNG - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu memberi arahan pada kegiatan Silaturahmi Bakal Calon Anggota Dewan...
22 January 202370LikesBy titantitin -
PKS Kota Bekasi gelar vaksinasi covid untuk 1000 orang
Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi, Jawa Barat menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal guna mendorong...
-
Anak-anak di Jabar Belum Benar-Benar Aman — di Rumah, di Sekolah, Apalagi di Dunia Digital
Bandung — Hari Anak Nasional 2026 hadir dengan tema yang menohok: "Anak Terlindungi, Indonesia Maju." Di balik tema...
24 July 202621LikesBy Noor Hafidz