Keluarga penerima manfaat (KPM) Jawa barat mendapatkan bantuan tunai dari pemerintah pusat yang mulai disalurkan Bulan Januari 2021. Salah satunya ialah, Bantuan Sosial Tunai (BST), berjumlah Rp 300.000 pada keluarga terdampak pandemi, bekerjasama dengan kantor pos di setiap kota dan kabupaten di Jawa Barat dalam pendistribusiannya. Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah melakukan monitoring, di Kantor Pos Kota Cimahi dan Pusat Pembekalan Angkutan TNI Angkatan Darat (PUSBEKANGAD) Kota Cimahi (12/01) yang menjadi tempat penerimaan bantuan BST.
Dalam tinjauannya, Siti mengatakan pembagian BST di Kota Cimahi akan diberikan kepada 15.000 lebih kepala keluarga,
“Saya memantau di dua titik ini, pertama di PUSBEKANGAD dan Kantor Pos Cimahi. Di PUSBEKANGAD nantinya akan dibagi kepada 5.000 kepala keluarga, dan waktu pembagiannya juga diberi jeda menjadi 4 hari, permasing-masing kelurahan, yaitu, Kelurahan Cibeureum dan Kelurahan Leuwi Gajah..” ujarnya
Siti juga menyebutkan antusias masyarakat dalam pembagian BST sangat besar sehingga kerumunan tidak dapat dihindari,
“Saya melihat masyarakat sangat antusias, sehingga kerumunan tetap ada, walaupun di tengah pendistribusian BST yang sudah kondusif dan teratur. Semoga ini tidak menjadikan kluster baru penerima BST,” ungkapnya.
Siti berharap pihak penyelenggara pendistribusian BST tetap ketat dalam melakukan protokol kesehatan, dengan menerapkan 3M, penyediaan alat untuk petugas seperti, masker, handsanitizer, sarung tangan, juga harus dipenuhi dan mengimbau kepada para penerima bantuan juga untuk mematuhi protokol kesehatan.
Selain itu, Siti juga berharap BST bisa tepat sasaran, diterima kepada mereka yang memang benar membutuhkan bantuan, sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka di tengah pandemi,
Pendistribusian BST
Menaggapi hal kerumunan tersebut, Nevi Koordinator Kantor Pos Kota Cimahi menyebutkan, untuk mengurangi kerumunan masa pembagian BST dibagi menjadi 4 hari,
“Kami akan melakukan sistem pembagian BST selama 4 hari. Juga kami menyediakan alat cuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak kursi untuk membatasi jarak antar orang. Harapannya tentu masyarakat juga bisa patuh dalam menerapkan protokol kesehatan”, ungkapnya
Nevi juga menambahkan sasaran pembagian BST disesuaikan dengan data Dinas Sosial yang memang sudah biasa menerima bantuan sosial sebanyak 70% dan 30% penerima bantuan baru. Berbeda halnya dengan Kantor Pos Cimahi, penerima BST di PUSBEKANGAD masih merupakan penerima bantuan yang sama seperti sebelumnya, yang sesuai dengan data Dinas Sosial, yaitu Kecamatan Cimahi selatan dengan 2 kelurahan, Cibeureum 5.350 KK dan Leuwi gajah 3.894 KK.
Artikel Terkait
-
Dokter Encep Sugiana Menilai Kehadiran Profesional di Lembaga Pemerintahan Itu “Keharusan”
Bandung — Melihat kompleksnya permasalahan di masyarakat, seorang dokter asal Kabupaten Subang, Encep Sugiana menilai pentingnya profesional hadir...
29 June 202624LikesBy Noor Hafidz -
PKS Jawa Barat Adakan Sekolah Relawan Kebencanaan (Sekar) PKS
BANDUNG. PKS Jawa Barat membentuk relawan tanggap bencana untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana, seperti banjir, tsunami, letusan...
23 July 202265LikesBy titantitin -
PKS Jabar Lantik 2.500 Pengurus Tingkat Kota dan Kabupaten Secara Virtual
BANDUNG. Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu melantik secara serempak sekitar 2.500 pengurus PKS tingkat Kota dan Kabupaten...
20 February 202167LikesBy titantitin