Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jawa Barat melakukan silaturahim dan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat yang beralamat di Jl. Sumatra No. 50 Kota Bandung.

Selain untuk menjalin hubungan yang terus membaik, Siti Muntamah atau Ummi Siti selaku ketua BPKK DPW PKS Jawa Barat menyampaikan bahwa silaturahim pada 4 Februari 2022 ini bertujuan untuk membangun sinergitas dan kolaborasi antara kedua belah pihak.
“Tak Kenal maka ta’aruf, ta’aruf dan silaturahim ini untuk menjalin hubungan yang terus membaik dan bisa bersinergi dan berkolaborasi antara BPKK DPW PKS Jawa Barat dengan DP3AKB Jawa Barat” jelas Ummi Siti
Sebagai sosok yang sangat menjaga dan memperluas kolaborasi, Siti Muntamah menuturkan bahwa program-program yang dilakukan oleh DP3AKB akan dikolaborasikan dan disinergikan dengan program yang dimiliki oleh BPKK dalam rangka menyelesaikan persoalan stunting, perlindungan anak, perceraian, penanganan kejahatan, dan persoalan keluarga lainnya untuk meningkatkan kualitas keluarga yang juga sebagai pelopor dan pelapor.
“Karena sesungguhnya kolaborasi adalah salah satu kekuatan menghadirkan solusi pelayanan kepada masyarakat. Mengingat PKS adalah pelayan rakyat, sehingga hal yang dapat dikolaborasikan, kita kolaborasikan” tegas Ummi Siti
Pada kesempatan tersebut, I Gusti Agung Kim Fajar selaku Kepala Dinas DP3AKB menyampaikan bahwa Pemerintah Jawa Barat sangat mendorong hadirnya wakil-wakil rakyat dari perempuan. Hal tersebut tentu direspon positif oleh jajaran BPKK DPD PKS Jawa Barat yang juga melakukan peningkatan kapasitas perempuan untuk mewakili suara masyarakat di pemerintahan.
Untuk itu, Ummi Siti menilai pentingnya pembinaan kepada organisasi-organisasi seperti partai politik untuk menghadirkan kualitas calon-calon wakil rakyat yang mendorong peningkatan kualitas keluarga dan mampu menyuarakan serta melakukan pembelaan terhadap urusan-urusan perempuan dan keluarga.
Keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Jawa Barat ada 26 dari 120 anggota dan 3 diantaranya adalah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang berfokus pada peningkatan kualitas keluarga.
“di PKS sendiri, minimal menjadi bagian yang terus mendorong hadirnya perempuan-perempuan berkualitas di dalam melakukan pembelaan terhadap kepentingan-kepentingan rakyat” sambungnya.
Dalam satu tahun terakhir, BPKK DPW PKS Jawa Barat telah berhasil melahirkan 289 konselor keluarga dengan 1600 persoalan yang telah diselesaikan. Kabar baik ini disyukuri Kim Agung sebagai salah satu bentuk sinergi positif untuk menangani persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.
“Informasi yang kami peroleh hari ini, baik program maupun kelembagaan organisasi perempuan di Jawa Barat InsyaAllah akan kita kolaborasikan untuk duduk bersama dalam mengantisipasi, menyamakan satu perjuangan untuk menghadirkan keluarga yang berkualitas di Jawa Barat” pungkas Ummi Siti Muntamah.
Artikel Terkait
-
Masyarakat Keluhkan Sampah Tak Diangkut, Ini Saran Kang Haru
BANDUNG, KBRN - 12 Hari sudah insiden kebakaran di TPA Sarimukti terjadi, tepatnya sejak 19 Agustus lalu, namun...
31 August 202373LikesBy titantitin -
Abah Iwan: Kalimat Khas Emak-Emak Ini Sederhana, Tapi Bisa Memicu Pergerakan Masif
Bandung — Ada kalimat yang tidak pernah keluar dari mulut laki-laki, tapi justru mampu mengubah tatanan kehidupan. Kalimat...
29 April 202680LikesBy Noor Hafidz -
Tanda Tangani Sister Province, PKS Jabar bersinergi bersama PKS Bali
Denpasar [15/12/2022] Setelah pembicaraan panjang sepanjang tahun, akhirnya DPW PKS Jawa Barat merealisasikan “Sister Province” dengan DPW PKS...