Cahyadi Takariawan, “Wujudkan Keluarga Tangguh Melalui Kekokohan Spiritual Suami Istri”
“Untuk membangun kekokohan keluarga, basicnya adalah kebaikan hubungan pasangan suami istri, dan kebaikan hubungan tersebut sangat bergantung pada kualitas pribadi masing-masing.”
Nasihat tersebut disampaikan oleh Ust. Cahyadi Takariawan dalam acara “Talkshow Hari Keluarga Nasional; Cinta PKS, Wujudkan Keluarga Tangguh Indonesia” DPW PKS Jawa Barat. Talkshow ini merupakan rangkaian acara pada Pelatihan Konselor Keluarga hari kedua, Ahad, (4/7).
Acara yang diselenggarakan secara live melalui youtube PKSTV JABAR tersebut disaksikan oleh lebih dari 4000 orang. Selain Ust. Cahyadi, hadir pula Siti Muntamah, S.AP selaku Ketua BPKK PKS Jawa Barat.

Di dalam talkshow Ustaz Cahyadi menyampaikan bahwa suami adalah seorang yang langsung ditunjuk Allah sebagai pemimpin, seperti yang tercantum dalam QS. An Nisa ayat 34, “Arrijaalu qawwaamuuna’alannisaa”. Maka dari itu seorang suami sudah selayaknya dapat memimpin keluarga, kewajibannya bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga melindungi, membela, serta bersikap baik terhadap istri.
Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya.”
Dan sesuai sabda Rasulullah Muhammad SAW juga, seorang istri yang baik yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, menaati suami jika diperintah dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci. Sehingga ketika akhlak suami dan istri baik, akan terbentuk sebuah keluarga yang tangguh dan tidak mudah mengeluh karena mempunyai kekokohan spiritual yang baik.
Bahkan suami atau istri pun bisa mendapatkan surga tertingginya dari dalam rumah, asalkan bisa bersikap baik dan lembut satu sama lain.
Di akhir pemaparannya, Ustaz Cahyadi berpesan kepada kader PKS yang mendapat amanah menjadi Konselor Keluarga, bahwa syarat menjadi Konselor hanya satu, yaitu mau. Mau untuk dibekali dan mengikuti pembekalan, mau untuk belajar meningkatkan skill atau kemampuan, mau membaca buku serta bersedia untuk berbenah diri menjadi seorang Konselor Keluarga yang baik.
Artikel Terkait
-
Kang Haru Soroti Pembangunan Masjid Agung Bogor
Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat, Haru Suandharu menyoroti pembangunan Masjid Agung, Kota Bogor yang sisa pengerjaannya tinggal...
-
Rayakan Kelulusan Ramadhan, Hadirkan Keluarga Peradaban
Oleh: Hj. Siti Muntamah Oded, S.Ap. (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga...
4 May 202264LikesBy titantitin -
Dilantik sebagai PAW dari Fraksi PKS, Diah: Perjuangan di DPR untuk Ringankan Beban Rakyat
Diah Nurwitasari resmi dilantik sebagai anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Fraksi PKS. Pelantikannya dilakukan dalam Sidang Paripurna Pembukaan...