DPW PKS Jawa Barat melaksanakan Tarhib Ramadhan secara virtual pada Minggu 11 April 2021 pukul 20.00 WIB. Tarhib Ramadhan tersebut menghadirkan tausyiah dari Ustaz Salim A Fillah, seorang Da’i dari Yogyakarta. Ditonton serempak oleh lebih dari 13.000 orang melalui kanal youtube PKSTV Jabar, acara tarhib berjalan dengan lancar.
Setelah pembacaan ayat suci Al Quran sebagai pembuka, Haru Suandaru Ketua DPW Jawa Barat memberikan sambutannya.
“Di bulan Ramadhan ini, mari sama-sama mengazzamkan diri untuk munajat kepada Allah, agar Allah memberikan pertolongan, taufik dan hidayahnya kepada kita untuk melaksanakan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya, sehingga kita bisa melayani masyarakat dengan penuh cinta dan kasih sayang, serta dapat menampilkan wajah islam yang rahmatan lil’alamin,” ucap Haru.
Sedangkan Ustaz Salim A Fillah menyampaikan mengenai kisah puasa terdahulu dan bagaimana kemudian perintah puasa Ramadhan turun sesuai dengan ayat 185 di surat Al Baqarah.
Dahulu puasa yang diwajibkan pada kaum muslimin adalah puasa ayyamul bidh yang kemudian dilaksanakan oleh Rasulullah dan para sahabat. Sehingga dalam setahun terhimpun 36 hari puasa. Saat itu puasa dimulai dari bangun tidur dan diakhiri di waktu isya, saat tenggelamnya mega merah yang menandai malam datang dengan sempurna, bukan maghrib seperti sekarang.
Kemudian Allah menurunkan ayat-Nya di Surat Al Baqarah 185, sebagai syiar mengenai bulan Ramadhan yang istimewa. Di sana juga tertera segala kaifiat puasa Ramadhan yang berbeda dari kewajiban puasa sebelumnya, tapi seperti apa yang kita jalankan sekarang. Disampaikan juga bahwa bulan Ramadhan menjadi istimewa karena adanya malam Lailatul Qadr, malam puncak kemuliaan yang terkait dengan peristiwa turunnya Al Qur’an.
Di akhir tausyiahnya, Ustaz Salim juga berpesan bahwa PKS tidak boleh melupakan ketersambungan akar perjuangan Islam di sepanjang sejarah Islam Nusantara. Bahwa syiar tidak boleh berhenti di negeri tercinta ini dengan bahasa yang bisa menyentuh semua kalangan. Inovasi dakwah yang membangkitkan kesadaran milenial untuk mencintai negeri ini dan menjaga negeri ini dengan cinta mereka kepada Islam dan kaum muslimin.
Artikel Terkait
-
Siti Muntamah mendorong tes Swab Gratis untuk PPPK Guru di Kota Bandung
Sebanyak 3400 guru honorer yang akan mengikuti tes seleksi PPPK di Kota Bandung mendapatkan pelayanan tes swab antigen...
-
DPD PKS Bantu Toren Air 1000 Liter untuk Warga Kota Bandung
Mengatasi bencana kekeringan dan mengatasi kekurangan air bersih di masjid-masjid kota Bandung, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Bandung,...
-
Hadiri Diskusi Publik, Netty: Pemuda Indramayu Barat Hapus Stigma Buruk
INDRAMAYU - Anggota DPR RI Komisi IX Netty Prasetiyani Aher mengatakan bahwa pemuda adalah aset bangsa yang memiliki...
16 August 202258LikesBy titantitin