Haru Suandaru; “Bahasa Sunda adalah Jati Diri Kita” titantitin 28 October 2021

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, DPW PKS Jawa Barat mengadakan acara Ngaji Budaya dengan tema “Bahasa Sunda sebagai Unsur Pendukung Bahasa Persatuan”.

Acara yang dilaksanakan secara virtual tersebut menghadirkan Dr. Teddi Muhtadin, Dosen Sastra Sunda Unpad, Iwan Suryawan, S.Sos, anggota Fraksi PKS Jawa Barat, serta Ensa Wiarna, Pimpinan redaksi majalah berbahasa sunda Mangle sebagai pembicara.

Terpantau lebih dari 300 peserta mengikuti melalui siaran langsung youtube PKS TV. Acara menjadi semakin menarik sebab dari awal hingga akhir semua pengisi acara berbicara menggunakan bahasa sunda.

Dalam sambutannya yang juga berbahasa sunda, Ketua DPW PKS Jawa Barat Haru Suandaru mengatakan bahwa kita wajib bersyukur karena dahulu ada pemuda-pemuda yang memaksa Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera mengumandangkan kemerdekaan Indonesia.

“Di antara pemuda-pemuda tersebut ada pemuda asli Jawa Barat yang setiap hari berbicara menggunakan bahasa sunda seperti kita, mudah-mudahan dengan datang dan mengikuti acara ini bisa menjadi ikhtiar agar bahasa sunda tetap menjadi jati diri kita,” ujar Kang Haru.

Masih menurut Kang Haru, fungsi utama bahasa adalah untuk berkomunikasi. Hal itu erat kaitannya dengan seni dan budaya, seperti Walisongo yang menggunakan seni dan budaya sebagai bahasa dakwah mereka. Kang Haru berharap, Provinsi Jawa Barat bisa membuat Perda mengenai seni budaya sunda untuk melestarikan seni budaya, khususnya bahasa sunda.

image_2021-10-29_00-26-17

Senada dengan Kang Haru, Teddi Muhtadin menyampaikan pendapat ahli bahasa dari Jepang, Mikihiro Moriyama, yang menyatakan bahwa identitas orang Sunda adalah bahasanya, tidak seperti orang Bali yang identik dengan adat istiadatnya atau Lombok dengan tenun ikatnya. Sehingga bahasa sunda memang harus mendapat perhatian khusus dari kita.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll