Menghidupkan Peran, Mengabadikan Sikap Pahlawan admin 11 November 2021

Oleh: Hj. Siti Muntamah Oded, S.Ap.
(Ketua BPKK DPW PKS Jawa Barat)

Menyikapi Masalah, Memaknai Fitrah

Sebuah kecerdasan yang dikembangkan oleh Paul Stolz, yakni Adversity Quotient. Apa itu Adversity Quotient? Sebuah keberadaan individu dalam mengelola kemampaun dan ketidakmampuan menghadapi kesulitan (Schoon dalam Wardani: 2019). Artinya, seberapa kuat seseorang itu bertahan, termasuk dalam mengelola beban, dalam menghadapi ujian, dalam melwati rintangan, dan seterusnya.

Sebagai umat muslim, kita telah diingatkan dan dikuatkan oleh Allah Swt. Dalam banyak ayat, salah satunya dalam Qur’an surat Al-Insirah ayat 6. “Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan”. Tak kalah populer, Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 286 juga menegaskan kepada kita. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” Artinya, sebuah keniscayaan untuk kita yakini bahwa bukan seberapa rumit masalah yang kita hadapi, melainkan seberapa besar takaran kesanggupan kita menghadapinya.

Maka, penting kiranya, kita menumbuhkan kedewasaan diri dari fase ke fase. Untuk apa? Untuk memperkaya kemampuan, hingga kita tak mudah menyerah hanya karena alasan yang tidak selayaknya. Hingga kita merasa ringan menopang kewajiban, sebagaimana seorang pendaki yang terus berorientasi pada tujuan meski dirinya tahu di mana sekian orang pendaki lainnya memilih kembali turun ke dasar pedakian alias gagal.

Maka betapa menjadi ladang tafakur bahwa persoalan adalah fitrah, di mana penyelesaiannya dikembalikan kepada individu masing-masing. Adapun soal ketaksanggupan atau ketakmampuan, barangkali hal demikian menjadi satu dari sekian variabel untuk kita pelajari ulang dalam medan percobaan berikutnya. Dan tidakkah upaya demikian bagian dari sikap pahlawan? Mencoba dan terus mencoba.

Kepahlawanan dan Ketaklumrahan

Kadang-kadang, sikap dan jiwa pahlawah itu dibuktikan dengan perjalanan yang seolah dipandang “tak lumrah”. Contoh sederhananya adalah, berani “berisik” memperjuangkan atau mengadvokasi persoalan yang sangat prinsip di tengah sikap tak peduli kebanyakan orang. Contoh berikutnya, berani memulai kebaikan, di saat orang lain atau kebanyakan orang meragukan apa yang kita inisiasi. Contoh berikutnya lagi, berani berbuat tanpa pamrih di saat orang-orang serba memperhitungkan untung rugi dan materi.

Pun dengan pahlawan kita yang merupakan pionir, cikal bakal, pemilik kisah fenomenal, penyandang julukan yang monumental, jika kita telusuri satu demi satu, rerata di antara mereka punya keunikan alias “ketaklumrahan” dalam memperjuangkan kebaikan dan kebenaran.

Sebagai umat muslim, kita tak bisa lepas dari ketokohan Bagibnda Rasulullah Muhammad Saw, para nabi, rasul dan para sahabatnya. Heroisme, dramatisme, optimisme, semua berpadu menjadi lembar-lembar kisah kepahlawanan. Pun generasi-generasi berikutnya. Bagaimana para ulama telah berlumur darah untuk memperjuangkan Indonesia merdeka.

Selanjutnya lagi, pahlawan di zaman penjajahan, pahlawan revolusi, pahlawan di banyak bidang dan segmen, pahlawan di masing-masing lokal daerah di bumi nusantara, semua mengharum bunga melati melambangkan sejatinya diri.

Pahlawan Hari Ini

Tak ada kata kesiangan untuk menjadi pahlawan. Karena hakikat manusia adalah “tyawashoubilhaqq tawashoubishshobr”. Hakikat berikutnya lagi adalah bagaimana kita membuktikan diri sebagai penebar manfaat bagi banyak jiwa. Tentu saja, dengan sekian potensi yang memungkinkan untuk kita abdikan. Potensi kepemimpinan, potensi kepakaran, potensi ketokohan, potensi kecakapan, di mana potensi dasar dari semuanya adalah kreativitas.

Selamat Hari Pahlawan, 10 November 2021. Teriringi doa untuk para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Semoga Allah Swt. Hadiahkan surga terbaik.

Mari menjadi pahlawan untuk hari ini dan hari depan. Menggeliat untuk berlomba menghadirkan kreativitas. Mendekap dan menjaga keluarga dari keutuhan kasih sayang dan pendidikan, demi sebuah bangsa yang kokoh nan berkeadaban. Karena sejatinya kita semua adalah pahlawan keluarga.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll