Umi Siti Beri Catatan RKUA dan RPPAS, Perhatikan Peningkatan Kualitas Keluarga admin 23 August 2021

Anggota F- PKS DPRD Provinsi Jawa Barat memberi catatan dalam pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Prioritas Anggaran Sementara (RPPAS) tahun 2022.

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum bisa terprediksi kapan berakhir, diperlukan strategi perubahan-perubahan terkait penyelenggaraan kegiatan di tengah pandemi.

Umi Siti memfokuskan bahwa dampak terbesar dari kondisi ini dirasakan oleh keluarga. Beliau menilai bahwa DP3AKB belum menjalankan kegiatan untuk peningkatan kualitas keluarga yang berkaitan dengan situasi pandemi saat ini dengan anggaran yang kecil untuk tingkat Jawa Barat yang populasinya hampir 50 juta jiwa.

Melihat kondisi tersebut, bukan hanya harus menyelamatkan hal-hal yang berkaitan dengan perempuan, peningkatan kualitas keluarga juga harus diperhatikan mengingat anggaran Motekar (Motivasi Ketahanan Keluarga) sudah besar sehingga dapat diaktivasi sedemikian rupa.

Dampak lain terhadap pemenuhan hak anak pun perlu ditingkatkan kembali, bukan hanya urusan pendidikannya saja, tetapi juga psikologis anak yang sudah lebih lebih setahun di rumah bersama orangtuanya.

Selain itu Umi bersedih dan manyayangkan Jawa Barat menjadi satu-satunya Provinsi di Pulau Jawa yang tidak mendapatkan penghargaan layak anak. Padahal sebelumnya komisi V sudah mewanti-wanti beberapa kota dan kabupaten yang belum layak anak dengan melakukan kunjungan kerja untuk memberikan motivasi dan dorongan.

Terakhir, Umi Siti mengapresiasi Dispora yang sudah berhasil mengantarkan putra putri Jawa Barat untuk bisa mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll