Umi Siti Beri Catatan RKUA dan RPPAS, Perhatikan Peningkatan Kualitas Keluarga
Anggota F- PKS DPRD Provinsi Jawa Barat memberi catatan dalam pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Prioritas Anggaran Sementara (RPPAS) tahun 2022.
Di tengah pandemi Covid-19 yang belum bisa terprediksi kapan berakhir, diperlukan strategi perubahan-perubahan terkait penyelenggaraan kegiatan di tengah pandemi.
Umi Siti memfokuskan bahwa dampak terbesar dari kondisi ini dirasakan oleh keluarga. Beliau menilai bahwa DP3AKB belum menjalankan kegiatan untuk peningkatan kualitas keluarga yang berkaitan dengan situasi pandemi saat ini dengan anggaran yang kecil untuk tingkat Jawa Barat yang populasinya hampir 50 juta jiwa.
Melihat kondisi tersebut, bukan hanya harus menyelamatkan hal-hal yang berkaitan dengan perempuan, peningkatan kualitas keluarga juga harus diperhatikan mengingat anggaran Motekar (Motivasi Ketahanan Keluarga) sudah besar sehingga dapat diaktivasi sedemikian rupa.
Dampak lain terhadap pemenuhan hak anak pun perlu ditingkatkan kembali, bukan hanya urusan pendidikannya saja, tetapi juga psikologis anak yang sudah lebih lebih setahun di rumah bersama orangtuanya.
Selain itu Umi bersedih dan manyayangkan Jawa Barat menjadi satu-satunya Provinsi di Pulau Jawa yang tidak mendapatkan penghargaan layak anak. Padahal sebelumnya komisi V sudah mewanti-wanti beberapa kota dan kabupaten yang belum layak anak dengan melakukan kunjungan kerja untuk memberikan motivasi dan dorongan.
Terakhir, Umi Siti mengapresiasi Dispora yang sudah berhasil mengantarkan putra putri Jawa Barat untuk bisa mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.
Artikel Terkait
-
Aksi Mahasiswa 11 April, Aleg PKS DPRD Jabar temui Demonstran
BANDUNG - Aksi Mahasiswa kembali berlangsung di depan Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat pada Senin (11/04/2022). Di...
12 April 202259LikesBy titantitin -
PKS Jabar membuka Pelatihan Konselor RKI
Bandung [03/07/2021] Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jawa Barat melalui RKI Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan...
-
Heran Penetapan Walikota Bandung Definitif Lambat, Kang Haru : Apakah Ini Ditahan oleh Pihak Tertentu?
Anggota DPRD Jawa Barat, Haru Suandharu mempertanyakan mengapa Gubernur Jabar Ridwan Kamil belum juga menyampaikan surat penetapan Yana...