Rayakan Kelulusan Ramadhan, Hadirkan Keluarga Peradaban
Oleh: Hj. Siti Muntamah Oded, S.Ap.
(Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat – Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS Jabar)
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Allahuakbar. Allahuakbar. Allahuakbar walillaahilhamd.
Dia menghendaki agar Anda menyempurnakan hari puasa yang telah ditentukan, dan bertakbirlah mengagungkan nama Allah atas petunjuk-Nya. Dan kiranya Anda bersyukur. (QS Al-Baqarah: 185).
🧡 Memaknai Filosofi 🧡
Layaknya sebuah ajang pelatihan atau masa pendidikan, demikian Ramadhan menjadi kampus maknawi yang mengasah jiwa untuk dapat membuahkan takwa. Layaknya hari dimana wisuda tiba, demikian lebaran menjadi umpama. Layaknya sebuah tasyakur bini’mah, demikian pengibaratan atas berkumpulnya kita bersama keluarga, bersukacita dan saling berbagi vibrasi syukur nikmat.
🧡 Ramadhan dan Hakikat Kelulusan 🧡
Lulus dari tarbiyah Ramadhan, tentu saja dengan ragam hasil alias varian kualitas. Namun kita semua berharap agar Ramadhan yang kita tempuh, memiliki bobot takwa dan amalan yang optimum. Terlepas dengan segala dinamika yang hadir menghampiri. Terlepas dengan sekian amanah yang tetap harus dijalani. Terlepas dengan rupa-rupa kesibukan yang harus ditunaikan. Namun lagi-lagi, kelulusan terbaik adalah harapan kita yang terdalam.
🧡 Lebaran dan Simbol Kepribadian 🧡
Perubahan nilai alias peningkatan akhlak pun bagian dari makna Ramadhan yang niscaya untuk kita perjuangkan. Artinya, bagaimana Ramadhan memapah kita untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana, bagaimana Ramadhan mengasah karakter kita menjadi seorang umat terbaik alias ahsani takwim. Oleh karenanya, mari bersama maknai kedalaman konteks saling memaafkan di hari Lebaran. Betapa konteks tersebut menjadi filosofi indah alias simbol tentang keterpujian akhlak. Betapa konteks saling mendoakan itu menjadi sebaik-baik filosofi ikatan kekeluargaan.
🧡 Lebarannya Keluarga Peradaban 🧡
Selanjutnya, salah satu hakikat beramal di bulan Ramadhan adalah terjaganya antusiasme amal pribadi dan amal sosial. Artinya, Ramadhan melatih dan mendidik diri untuk menjadi insan yang gemar berkontribusi. Maka hukum sebab akibat pun terjadi, dimana Lebaran sejatinya terhubung dengan semangat beramalnya kita di bulan suci. Oleh karena itu, selepas Lebaran ini dirayakan, kita tak saja kembali kepada fitrah, melainkan juga kembali pada kontribusi.
Demikian Ramadhan dan Lebaran mengajarkan kita tentang semangat membangun peradaban. Dan hal demikian juga menjadi bagian dari hakikat kelulusan kita dari tarbiyah Ramadhan. Berdasarkan hakikat indah tersebut, maka sejatinya kita menggiring dan memola keluarga untuk menghayati Ramadhan dan Lebaran sebagai aula megah untuk menciptakan diorama-diorama surga.
MaashaAllah tabarakallah.
Terajutnya kembali pengikat takwa dalam ikatan suami istri, Ayah Bunda dan Ananda, menjadikan hangatnya hubungan hati penuh ketulusan dan kesucian tersungkur dalam syukur kepada Allah Swt.
🧡 Sepenggal Harapan 🧡
Sahabat yang dirahmati Allah. Semoga amal ibadah kita berbuah pahala yang berlimpah dan tentunya diridhoi oleh Allah Swt. Semoga sekecil apa pun amal yang telah kita tempuh, menjadikan bukti nyata bahwa kita telah berkhidmat di jalan-Nya.
Dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan:
Taqobbalallaahu minna wa minkum
Minal aidzin walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin.
Kembali pada fitrah diri, kembali pada semangat berkontribusi.
Salam bahagia untuk seluruh keluarga di mana saja berada.
Artikel Terkait
-
KSBI Dan BARKIN Deklarasikan Gerilyawan Kang Haru
Bandung, pajajaranekspres.com - KSBI (Kebangkitan Sunda Bersatu Indonesia) bersama BARKIN (Barisan Kebangkitan Nasional) deklrasikan Gerilyawan Kang Haru, Di...
7 April 202477LikesBy titantitin -
Diharapkan Bantu Kesulitan Ekonomi Warga, Kang RinSo Apresiasi Bantuan Stimulus RT di Masa Pandemi
Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi mengapresiasi penyerahan bantuan stimulan tingkat RT...
-
Rencana Pinjaman Rp2 Triliun, Abah Iwan: Hitung Dulu Kemampuan Bayarnya
Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menjajaki rencana pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun untuk mendanai sejumlah proyek...
28 February 202682LikesBy Noor Hafidz