Sari Sundari Tekankan Vaksin di Desa Satu Pintu admin 18 July 2021

Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, melaporkan bahwa berdasarkan data kasus pandemi covid-19 di wilayah tersebut adalah kasus positif sebanyak 55 orang, sembuh 24 orang, meninggal dunia 2 Orang serta isoman 30 orang.

Sebagai Satgas Covid-19 dari Babinsa dan Babinmas dibantu oleh unsur Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna dan Ketua RW telah berusaha mengurangi angka penularan dengan pemberlakuan PPKM sesuai instruksi pemerintah pusat.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sari Sundari, S.Sos., saat melaksanakan Kundapil ke Desa Tegalluar untuk memantau PPKM mengutarakan, dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19, telah dilakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat seperti membatasi pedagang pasar kaget yang dilaksanakan setiap hari minggu di wilayah tersebut.

Dilanjutkan Sari, selain itu Satgas pun telah mengawasi toko-toko dan mini market agar jam buka dan jam tutup mengikuti sesuai aturan pemerintah. Selain itu juga, Satgas melakukan penyemprotan disinfekstan ke lingkungan RT & RW untuk memutus mata rantai yang menular ke banyak orang.

“Melakukan sosialisasi untuk senantiasa menjalankan dan disiplin menerapkan dengan Gerakan 5 M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilisasi. Dan jika memungkinkan, menyediakan ruangan isolasi mandiri bagi warga yang terpapar,” beber Sari usai melaksanakan Kundapil, Senin, (5/7/21).

Hanya saja ada beberapa point pelaksanaan vaksin yang di kritisi Sari Sundari antara lain, tidak terorganisir terlalu banyak pintu. “Sebaiknya satu pintu misal lewat desa. Maka petugas desa akan menyisir data sampai tingkat RW dan RT,” tutur dia.

Pelaksanaan di banyak tempat, terus Sari, akan menyulitkan penelusaran data peserta vaksin. Tapi juga dengan cara pendafaran lewat link kurang efektif untuk daerah pedesaan karena banyak hal.

“Intinya semua menginginkan ada kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan vaksin. Dan vaksin pun musti diselenggarakan sampai tingkat desa agar bisa menyisir masyarakat untuk vaksinasi,” pungkas Sari Sundari.

Mungkin Kamu Juga Suka

Artikel Terkait

Scroll