Ketika Energi Surya dan Data Menyelamatkan Petani: Pelajaran dari Krandegan untuk Jawa Barat
Ketika energi surya, digitalisasi, dan ketahanan pangan bukan lagi mimpi — tapi sudah berjalan di atas 161 hektare tanah desa.
Ada pertanyaan yang selalu menggantung setiap kali berbicara tentang pembangunan desa di Jawa Barat: dari mana memulainya? Anggaran terbatas, tantangan geografis luas, dan kebutuhan masyarakat yang kompleks sering kali membuat agenda besar terasa jauh dari jangkauan.
Budiwanto, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS yang duduk di Komisi II — komisi yang membidangi ekonomi — menemukan sebagian jawabannya di sebuah desa kecil di Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Namanya Desa Krandegan.
Krandegan bukan desa yang beruntung karena kaya sumber daya alam. Dua belas kilometer dari pusat kota Purworejo, desa berpenduduk sekitar 3.000 jiwa ini bahkan pernah bergulat dengan sawah tadah hujan yang hanya bisa panen satu hingga dua kali setahun, ditambah ancaman kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim hujan.
Yang mengubah segalanya bukan anggaran besar dari pusat. Yang mengubah segalanya adalah keputusan kepala desanya, Dwinanto, untuk berpikir berbeda.
Dimulai dari irigasi berbasis panel surya pada 2021 — 57 panel yang kini menggerakkan dua pompa air dan mengairi 70 hektar sawah secara gratis — Krandegan bertransformasi menjadi desa yang hari ini disebut sebagai desa mandiri pertama di Kabupaten Purworejo, juara ketiga Lomba Desa Digital Nasional 2025, dan penerima penghargaan Desa Digital Unggulan Bakti Komdigi 2026.
Bagi Budiwanto, kunjungan ke Krandegan bukan perjalanan wisata administrasi. Ia datang dengan tiga pertanyaan besar yang sedang menjadi mandat PKS Jawa Barat: bagaimana mendorong energi terbarukan, menguatkan ketahanan pangan, dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya berbasis teknologi di tingkat desa.
Krandegan menjawab ketiganya sekaligus.
Panel surya bukan hanya soal listrik — ia menjadi tulang punggung sistem irigasi pertanian yang menekan biaya produksi petani secara drastis. Digitalisasi bukan sekadar aplikasi — ia menjadi alat transparansi anggaran, layanan publik, peringatan dini bencana, hingga pasar online produk warga. Dan ketahanan pangan bukan program seremonial — ia lahir dari sistem yang bekerja setiap hari, mengairi sawah yang kini bisa panen tiga kali setahun.
“Apa yang dilakukan Krandegan adalah bukti bahwa solusi untuk masalah besar bisa datang dari skala kecil yang dieksekusi dengan serius,” ujar Budiwanto.
Ada satu hal yang membuat Krandegan berbeda dari sekadar desa yang berhasil secara teknis.
Ketika irigasi gratis dari panel surya mulai mengalir ke sawah-sawah warga, Kepala Desa Dwinanto mengajak warganya untuk menyisihkan sebagian hasil panen sebagai zakat dan sedekah. Dana itu kemudian dikelola untuk menghidupi dapur umum desa yang setiap hari menyediakan makanan bagi 50 keluarga miskin, serta memastikan anak-anak di desa mendapat baju baru setiap Lebaran.
Teknologi menjadi jalan. Nilai gotong royong dan kepedulian menjadi rohnya.
Bagi PKS, pola inilah yang paling berbicara, kemajuan yang berkelanjutan bukan hanya soal infrastruktur yang canggih — tapi soal nilai yang hidup di tengah masyarakat dan menggerakkan sistem itu dari dalam.
Jawa Barat memiliki 5.312 desa. Pertanyaan yang Budiwanto bawa pulang dari Krandegan menjadi sangat konkret: Apa yang perlu ada dalam kebijakan daerah agar model seperti Krandegan bisa tumbuh di Jawa Barat?
Budiwanto adalah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, bertugas di Komisi II yang membidangi Ekonomi, Keuangan, dan Investasi.
Artikel Terkait
-
PKS Jabar Apresiasi Penolakan Fraksi PKS DPR RI terhadap Pengesahan RUU IKN
DPW PKS Jawa Barat sangat mengapresiasi sikap Fraksi PKS DPR RI yang dengan tegas menolak Rancangan Undang Undang...
-
Saat Kunjungan Dapil, Syaikhu Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Purwakarta — Anggota Komisi 1 DPR RI Ahmad Syaikhu menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat. Hal itu dilakukan Syaikhu...
1 July 202371LikesBy titantitin -
Ketua Umum Serukan Kader Kawal Suara di Pilkada
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat, Haru Suandharu mengingatkan pada tim pemenangan kepala daerah di Jawa...