Netty Prasetiyani: Penghapusan Tunggakan BPJS Harus Tepat Sasaran dan Menjaga Prinsip Keadilan
Jakarta — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menilai kebijakan pemutihan iuran BPJS merupakan langkah positif untuk membantu masyarakat yang kesulitan membayar iuran, sekaligus memastikan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kebijakan penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat tidak mampu. Pemerintah perlu memastikan bahwa pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan rasa ketidakadilan bagi peserta yang disiplin membayar iuran,” ujar Netty, Rabu (5/11).
Netty menegaskan bahwa prinsip keadilan sosial harus menjadi dasar dalam implementasi program ini.
“Penghapusan tunggakan tidak boleh diberikan tanpa proses verifikasi yang teliti. Kemudahan ini hanya diberikan kepada peserta yang benar-benar memenuhi kriteria tidak mampu,” katanya.
Netty menolak jika kebijakan ini disalahartikan sebagai pemutihan menyeluruh untuk semua penunggak iuran. “Harus ada mekanisme yang memastikan hanya peserta yang masuk kategori miskin dan rentan ekonomi yang menerima manfaat,” jelasnya.
Ketua DPP PKS ini juga menyoroti pentingnya validitas data peserta sebagai kunci keberhasilan program ini. Ia mendorong pemerintah memastikan sinkronisasi antara data BPJS Kesehatan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta data kependudukan di daerah.
“Verifikasi dan sinkronisasi data mutlak dilakukan agar kebijakan ini tidak salah sasaran. DPR akan ikut mengawasi agar penghapusan tunggakan benar-benar berbasis data dan bukan pendekatan administratif semata,” ungkapnya.
Legislator dari dapil Cirebon dan Indramayu ini juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan keuangan BPJS Kesehatan agar kebijakan pemutihan tidak menimbulkan beban fiskal.
“Pemutihan jangan sampai membuat masyarakat berpikir bahwa menunggak bisa dimaafkan. Kesadaran membayar iuran harus terus ditumbuhkan sebagai bentuk gotong royong sosial menjaga kesehatan bersama,” ujarnya.
“Kita mendukung pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat, tetapi juga akan memastikan kebijakan ini dijalankan dengan hati-hati, adil, dan berpihak kepada yang berhak,” pungkas Netty.
Artikel Terkait
-
Pelayanan Prima PPIH Bagi Setiap Jamaah Haji, Haru Suandharu: Semoga Ibadahnya Berjalan Lancar
Bandung, tribunjabar.id - Sebanyak 40.211 jamaah asal Jawa Barat akan menunaikan ibadah Haji pada tahun ini. Total jemaah...
7 June 202493LikesBy titantitin -
Angka Inflasi Meningkat, Komisi IX DPR RI Sebut Risiko Stunting di Depan Mata
Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyatakan bahwa inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak...
18 March 202475LikesBy titantitin -
Dr. Haru: Kemerdekaan yang Kita Dapatkan adalah Berkat Rahmat Allah swt
Bandung [17/8/2021] PKS Jawa Barat mengadakan upacara bendera untuk merayakan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76...
17 August 202187LikesBy titantitin