KAB. BOGOR – Jambore Nasional Buruh / Tenaga Kerja Anggota PKS, digelar. Tak kurang dari 350 peserta perwakilan tiap pengurus wilayah dan daerah hadir pada perhelatan DPP PKS Bidang Tenaga Kerja di Telaga Cikeas, Sentul, Kab. Bogor.
DPW PKS Jawa Barat, melalui Bidnaker mengirimkan 97 peserta, di sela-sela padatnya agenda kepartaian di kuartal kedua ini.
Hal ini menandakan bahwa PKS sangat memperhatikan peran dan kesejahteraan buruh/pekerja.
“Tanpa mereka industri tak berjalan, bahkan perekonomian akan sangat terhambat. Kemajuan yang didapat suatu bangsa salah satunya adalah peran buruh/ pekerja, untuk itu buruh/pekerja harus sejahtera,” ungkap Presiden PKS, Ahmad Syaikhu yang hadir pada acara Jambore Nasional Buruh/ Pekerja.
Perjuangan buruh sangat berat, dua hingga tiga tahun ke belakang munculah UU Cipnaker yang dirasa kurang keberpihakannya pada buruh. Sejak awal PKS tidak menyetujui UU tersebut, bahkan menolak, apa daya, keterwakilan PKS di parlemen masih jauh dari harapan. Namun, PKS tetap bersama buruh. Dua tahun lalu PKS membantu memulangkan TKI asal Jawa Barat yang telah belasan tahun tak dapat pulang karena kondisi yang menyedihkan, bahkan mengantarkannya sampai rumah.
“Ini menunjukkan bahwa PKS bersama buruh sampai kapan pun, karena dalam tubuh PKS tidak ada mental pengkhianat,” tegas Bung Indra, Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS.
Hadir juga dalam Jambore Nasional Buruh/ Pekerja, Bung Rusdi (Ketua Dept Jaringan), yang mengatakan bahwa buruh harus cerdas, harus mengerti UU, harus memahami hubungan industrial dan manajemen perusahaan, bukan untuk berhadap-hadapan dengan pihak manajemen, melainkan untuk membantu kemajuan sebuah perusahaan yang berpegang pada prinisip-prinsip keadilan dan kesejahteraan.
Tidak hanya para buruh/ pekerja pabrik atau perkantoran, bahkan hadir juga perwakilan dari ojek online.
“Hidup ojek online!!” pekikan tersebut terdengar dari peserta perwakilan seluruh Indonesia.
Jambore nasional berlangsung pada tanggal 25 – 27 Maret. Tak hanya materi tentang ketenagakerjaan, tapi juga mendengarkan peran Legislatif dalam memperjuangkan buruh. Hadir beberapa anggota legislatif PKS dari beberapa tingkat daerah, salah satunya adalah M. Ichsan, Kabidbaker DPW PKS Jawa Barat.
Materi ruhiyah pun tak ketinggalan disampaikan dalam menjelaskan peran Islam dalam membangun kesejahteraan buruh, bahkan dilengkapi dengan shalat malam, serta outbound yang menyenangkan. Semua itu demi kesejahteraan buruh/ pekerja, kemajuan perusahaan dan kesuksesan bersama.
Hadir membersamai sebagai peserta Jambore Nasional dari Bidnaker DPW Jawa Barat, M. Ichsan – Kabidnaker, Chaidir – Sekbidnaker, Yusuf Sal – Ketua Dept Pekerja Migran Indonesia dan Hendro P – Ketua Dept. Pemberdayaan dan Pengembangan.
Artikel Terkait
-
Keluarga Jabar Dalam Tekanan, Saatnya Perempuan Kompak Bergerak
Bandung — Jawa Barat hari ini menghadapi tekanan serius pada institusi keluarga. Angka perceraian yang konsisten masuk tiga...
29 April 202654LikesBy Noor Hafidz -
Pelantikan DPTD Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat oleh Plt Ketua DPW PKS Jawa Barat
Jum’at 1 Juli 2022, bertempat di DPW PKS Jawa Barat, Plt Ketua DPW PKS Jawa Barat Iwan Suryawan...
-
Ketersediaan Vaksin Covid-19 Sulit, H. Iwan Suryawan Minta Pemprov Jabar Lebih Intens Komunikasi Dengan Pemerintah Pusat
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Dewi Sartika melaporkan, per Kamis (28/10/2021), Jabar sudah menyuntikkan 34.395.530...