Hari Tani Nasional, PKS Jabar Ajak Generasi Muda Terjunkan Diri ke Agribisnis
Bandung – Menyambut Hari Tani Nasional, Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Dapil Karawang sekaligus Ketua Bidang Petani dan Nelayan DPW PKS Jabar, H. Budiwanto, S.Si., M.M., mengajak generasi milenial dan Z melihat pertanian dan peternakan sebagai ladang masa depan yang strategis.
Menurut Budiwanto, sektor pertanian dan peternakan perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang:
“Pertanian dan peternakan sebagai sarana investasi harus dimulai sekarang juga,” ujarnya di sela-sela aktivitasnya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Jawa Barat Komisi 2, Bidang Perekonomian, di ruang fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Rabu, 24 September 2025.
Ia membandingkan dengan tokoh dunia: Bill Gates, yang dikenal sukses di teknologi, kini juga ikut merambah agribisnis sebagai bentuk diversifikasi usaha dan keyakinan bahwa sektor pangan tidak akan pernah usang.
Budiwanto menyampaikan bahwa kondisi di Jawa Barat,, sektor pertanian masih menyerap lebih dari 25 % tenaga kerja provinsi. Namun, sekitar 86,68 % tenaga kerja di sektor pertanian di Jabar bekerja secara informal.
“Namun, sektor pertanian Agustus 2024 menunjukkan bahwa meskipun pekerja banyak, produktivitas masih perlu peningkatan agar bisa menjadi sektor yang menguntungkan secara ekonomi. Satu Data Pertanian”, terangnya
Data tersebut, menurut Budiwanto, menegaskan bahwa ada ruang besar untuk inverterisasi, digitalisasi, dan modernisasi pertanian — dan generasi muda punya kemampuan untuk menggerakkannya.
Dalam kesempatan ini, Budiwanto juga mengaitkan ajakannya dengan visi nasional, khususnya visi Presiden Prabowo untuk mencapai surplus pangan pada 2045.
“Negara besar adalah negara yang mampu mengembangkan agribisnisnya. Visi Prabowo surplus pangan 2045 bisa terwujud kalau kita mulai melirik dan optimal di agribisnis sejak sekarang.”
Karena itu, DPW PKS Jawa Barat bersama Budiwanto menegaskan akan mendorong kebijakan internal serta advokasi kepada pemerintah daerah agar:
- Ada program insentif untuk startup pertanian muda
- Pendampingan dan pelatihan agribisnis modern (digital farming, agroindustri)
- Fasilitas kemitraan antara petani muda dan pasar
- Insentif pemuda yang terjun ke pertanian (akses lahan, pembiayaan mikro)
Terakhir, Budiwanto memberi apresiasi kepada generasi muda kreatif yang sudah terjun ke agribisnis, baik sebagai petani muda maupun konten kreator yang merekam aktivitas bertani, beternak, hingga pengelolaan hasil panen. Ia menyebut:
“Saya salut kepada anak muda yang membuat konten bertani di media sosial. Mereka membuktikan bahwa agribisnis itu bisa menarik, modern, dan menghasilkan manfaat nyata.”
Bagi PKS Jabar, figur-figur muda seperti itu menjadi contoh bahwa pertanian dan peternakan bukan lagi dunia “kolot”, tapi bisa menjadi ruang inovasi dan kewirausahaan masa depan.
Artikel Terkait
-
Menuju Masa Tenang, Pendukung Prabowo Deklarasikan Dukung AMIN di Arcamanik, Kota Bandung
Bandung, tribunjabar.id - Sejumlah pendukung Prabowo pada Pemilu 2019 mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil...
9 February 202485LikesBy titantitin -
Dari Bogor Barat, PKS Menata Cara Membawa Suara Warga ke Ruang Kebijakan
Bandung — Di tengah kehidupan masyarakat yang kian dihadapkan pada persoalan harga kebutuhan, layanan publik, dan masa depan...
26 January 2026144LikesBy Noor Hafidz -
Silaturahim Hangat Abah Iwan di Purwakarta: Politik yang Merangkul
Purwakarta — Mungkin sebagian kita beranggapan, kalau komunikasi di organisasi politik itu selalu “panas” dan penuh instruksi. Namun,...
1 October 2025108LikesBy Noor Hafidz