Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah berharap, insentif bagi para guru honorer tidak lagi terlambat, agar tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Dalam kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (16/2/2021) lalu, dia mengatakan keterlambatan yang terjadi seperti sebelumnya agar tidak lagi terulang. Dia pun mendorong kepada Pemprov Jabar agar lebih memerhatikan nasib para guru honor, khususnya terkait pemberian insentif.
“Dalam kunjungan Komisi V ini, selain persoalan desentralisasi, kemudian program kurikulum darurat. Sekaligus juga menindaklanjuti keterkaitan dengan guru honor. Mengingat kemarin terjadi keterlambatan, sehingga memengaruhi aktivitas. Kami berharap, kejadian ini tidak lagi terulang,” ujar Siti.
Tidak hanya itu, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mendorong kepada Pemprov agar dapat memenuhi komitmen, terkait Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) seperti yang sudah dijanjikan kepada daerah, agar tidak terlambat dan sesuai kebutuhan masing-masing, guna melancarkan program pendidikan Jawa Barat.
“Operasional BOPD yang sudah dijanjikan provinsi harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan, jangan sampai terlambat. Sebab juga berpengaruh, tidak hanya aktivitas pendidikan, tetapi juga operasional,” ucapnya.
Artikel Terkait
-
Pasangan HD: Dua Artinya Doa Dalam Bahasa Sunda
Bandung, KBRN - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Haru Suandharu dan Ridwan Dhani Wirianata...
24 September 202491LikesBy titantitin -
INSENTIF GURU HONOR JANGAN TELAT LAGI!
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah berharap, insentif bagi para guru...
17 February 202177LikesBy anggafraksi -
Tolak Kenaikan BBM, Netty Pertanyakan Nasib Penurunan Stunting dan Pekerja
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyebut wacana kenaikan harga BBM sebagai kebijakan yang...
3 September 202271LikesBy titantitin